This post is dedicated to my most favorite Disney character: he who was emo before it was cool. :P
Disclaimer:
None of the images above are mine.
Sources can be easily found on the Google Image “eeyore quotes” few first pages finding. ;)
26 Thursday Apr 2012
Posted in uncategorized
This post is dedicated to my most favorite Disney character: he who was emo before it was cool. :P
Disclaimer:
None of the images above are mine.
Sources can be easily found on the Google Image “eeyore quotes” few first pages finding. ;)
23 Monday Apr 2012
Posted in uncategorized
I dont know whats right and whats real anymore.
And I dont know how I meant to feel anymore.
When do you think it will all become clear?
Coz Im getting taken over by the Fear.
Pertama kali denger lagu ini langsung suka sama liriknya. Menunggu tiga tahun kemudian untuk mengecek lagi apakah lirik lagu ini masih konsisten berada di puncak daftar lirik kesukaan.. Ternyata masih!
Liriknya simpel, nggak ada kata-kata tingkat tinggi yang bikin ribet, tapi maknanya mengena dan relevan sekali.. Dan yang paling penting, mewakili perasaan saya, sekali. Dan saat perasaan itu diresonansi ke seluruh Bumi melalui radio dan televisi, rasanya nggak sendirian lagi.
18 Wednesday Apr 2012
Posted in uncategorized
Istilah global warming memang punya cap jahat dan antagonis yg kental sekali. Kasihan, padahal dialah sebenarnya pahlawan di balik layar.
Minyak dan gas bumi inilah yang kita pakai untuk naik mobil ke bandara, kemudian naik pesawat ke Singapur, kemudian masak Indomi telor kornet (turis kere).
***
ditulis di tengah-tengah membaca susunan lapisan batuan Cekungan Sumatera Selatan
17 Tuesday Apr 2012
Posted in uncategorized
Kalau benar hidup adalah tentang memutuskan antara pilihan, berarti yang paling sedikit pilihannya adalah yang paling tidak hidup?
Sungguh kasihan mereka yang hanya dihadapkan dengan sedikit pilihan.
Sungguh meriah mereka yang selalu bisa leluasa memilih antara banyak.
Makan apa ya malam ini?
Makan apa ya malam ini?
11 Wednesday Apr 2012
Posted in uncategorized
05 Thursday Apr 2012
Posted in uncategorized
Tidak kenal tetapi tetap sayang, tidak familiar tetapi tetap menganggap kita famili, tidak tahu tetapi tetap mau membantu.
Teh Ani
Ibu muda dari Bandung yang menemukan kartu ATM-ku yang tertinggal di saalah satu mesin ATM di Bandung Indah Plaza, tahun 2010. Saat itu aku tidak sadar hingga sampai di rumah. Tidak tahu lagi harus bagaimana, hanya bisa memblokir kartu saja. Tiba-tiba di Facebook-ku ada pesan masuk, memberitahuku bahwa kartu atas namaku ditemukannya, dan ia ingin mengembalikannya. Keesokan harinya kami janjian di toko Alisha di jalan Merdeka, dan aku berkenalan dengannya, berterima kasih padanya, juga pada Tuhan.
Mbak Diana
Perempuan yang umurnya mungkin belum jauh di atasku, yang ku kenal di halte bus saat menunggu angkutan yang lama datangnya, dan teman perjalanan bermacet ria. Dengan semangat memberitahuku cara-cara baru menuju kantor. Dengan baiknya menjelaskanku cara pulang alternatif, bahkan bersedia pulang lebih lama untuk memastikan aku sampai pada bus lanjutan yang tepat.
Mbak Sandra
Aku berjilbab, ia kristen Tionghoa. Kami sedang di Jakarta Barat. Mengingat sejarah kelam belasan tahun lalu antara kedua entitas kami di daerah sana, aku sebenarnya paham jika ia malas bercengkerama. Tetapi ia sungguh tidak begitu, dan aku bersyukur pada Tuhan atas kebaikan hati manusia, melihat manusia lain terlepas dari identitas suku dan agama belaka. Hari itu dengan cerianya ia menjelaskanku mengenai bus lanjutan ke arah yang aku sama sekali masih buta. Bahkan memberiku kartu nama untuk kita bisa bersilaturahmi lagi di kemudian hari.
—
Di rutin hari-hari yang kadang melelahkan, adanya orang asing yang bersahabat sungguh seperti oase di padang pasir—menyegarkan. :D
03 Tuesday Apr 2012
Posted in uncategorized
Pacaran adalah investasi waktu, memory space otak, dan skala prioritas. Kalau sudah pacaran lama, kemudian diputuskan sepihak, harusnya bisa dikenai pasal pidana!
Terinspirasi dari twitntya @Poconggg beberapa waktu lalu.
Memang benar sih kalimat di atas itu (membenarkan pernyataan sendiri). Tapi namanya juga cinta ya: All is fair in love and war. Semuanya fair, ga akan bisa kena pasal hukum apa pun lah. Mana kita tahu pasangan kita bisa setia berapa lama? Perasaan ga bisa disetir juga kan. Mana kita tahu apakah besok pagi kita terbangun masih memiliki rasa sayang kepada pasangan kita?
Makanya budaya barat makin anti pernikahan. Semuanya takut akan komitmen.
Karena cinta bisa kadaluarsa, apalagi romansa.
Tapi akal sehat harusnya tidak.
03 Tuesday Apr 2012
Posted in uncategorized
Bukannya gak mau peduli masalah kenaikan harga BBM. Tapi rasanya saya tidak punya kompetensi untuk angkat bicara. Untuk berpendapat harus dulu memilih pro atau kontra. Untuk memilih pro atau kontra harus melalui proses pembuatan keputusan yg baik. Proses pembuatan keputusan hanya baik jika kita punya akses maksimal kepada data. Data saja saya nggak punya. Hanya modal baca dari koran, acara ILC TV One, dan rentetan ‘fakta’ dari slacktivist (uhm, aktivis Twitter) saja memang cukup ya?
Pusing kepala ini.